Banyak orang mencari cara yang terjangkau untuk memiliki rumah, jadi Anda mungkin mempertimbangkan untuk membangun rumah atau mengonversi kontainer pengiriman menjadi rumah. Kedua opsi ini memiliki kelebihan dan kekurangan, dan secara jujur menentukan mana yang lebih murah adalah hal yang utama sebelum Anda memilih salah satunya. Ini memastikan bahwa Anda membandingkan opsi yang tepat untuk Anda dan tidak melebihi anggaran.
Rumah vs. rumah kontainer
Membangun rumah biasa bisa memakan banyak perencanaan, waktu, dan uang. Jadi, pertama-tama Anda perlu mempertimbangkan di mana Anda akan membangunnya. Lokasi juga akan menjadi pertimbangan yang signifikan, karena area ideal akan memengaruhi harga tanah. Anda juga harus menentukan seberapa besar rumah tersebut dan jenis material apa yang akan Anda gunakan untuk membangunnya. Harga bervariasi tergantung pada material yang digunakan, jadi Anda harus menghitung berapa biaya tenaga kerja. Komponen tenaga kerja adalah tenaga yang akan digunakan untuk membangun rumah Anda.
Sebaliknya, membangun rumah menggunakan kontainer pengiriman adalah alternatif yang lebih mudah. Dengan menggunakan kontainer, Anda menggunakan komponen yang sudah dibangun sebelumnya. Secara umum, Anda mungkin tidak memerlukan waktu sebanyak itu atau begitu banyak pekerja yang membantu Anda. Ini juga bisa menjadi cara yang lebih cepat untuk membangun dasar rumah, terutama jika waktu tidak ada di pihak Anda.
Menghemat Uang untuk Rumah Anda
Rumah kontainer umumnya lebih murah dibandingkan dengan membangun rumah tradisional. Seperti yang diharapkan, harga pembangunan rumah biasa akan sangat bergantung pada ukuran, lokasi, jenis bahan yang digunakan, dan biaya tenaga kerja. Ketika Anda membangun rumah dengan metode tradisional, Anda perlu membeli banyak barang untuk membangunnya, menyewa tenaga kerja untuk melakukan pekerjaan tersebut, dan menanggung biaya izin, yaitu izin khusus dari kota atau desa.
Di sisi lain, rumah kontainer dapat mulai menghemat uang Anda di banyak area yang berbeda. Kontainer sudah dibuat sebelumnya, yang memungkinkan individu untuk membeli yang bekas atau baru, tergantung pada anggaran Anda. Itu sudah mengurangi jumlah pekerjaan yang perlu Anda lakukan karena dinding dan atap sudah ada. Bahan bangunan yang Anda hemat juga karena kontainer bersifat tahan lama dan mampu menahan segala cuaca. Ini berarti Anda memerlukan pengeluaran lebih sedikit untuk bahan tambahan guna memastikan rumah Anda aman dan nyaman.
Perbandingan Biaya Total
Hal yang penting untuk dipertimbangkan adalah beberapa hal berbeda ketika Anda memeriksa berapa biaya pembangunan rumah dibandingkan dengan rumah kontainer. Berikut beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
Jika kita membicarakan biaya tanah: Biaya tanah akan sangat mirip untuk kedua desain rumah tersebut. Ini adalah biaya penting yang perlu dipertimbangkan karena tidak hanya Anda membutuhkan tempat tinggal (yang tentu saja Anda butuhkan), tetapi Anda juga membutuhkan tempat untuk meletakkan rumah Anda.
Biaya fondasi: Rumah standar memerlukan jenis fondasi yang lebih kuat dan kompleks, yang dapat meningkatkan biaya dibandingkan dengan rumah kontainer. Fondasi inilah yang membuat rumah menjadi stabil.
Bahan yang Dimiliki- Dibandingkan dengan rumah biasa, rumah kontainer memerlukan bahan minimal. Mereka dapat menghasilkan biaya proyek yang lebih tinggi, yang bisa menjadi usaha yang mahal karena dapat menyebabkan peningkatan biaya keseluruhan akibat penggunaan lebih banyak bahan dan karenanya, peningkatan pengeluaran uang.